Minggu, 26 November 2017

Menu Farian Baru Balungan Saos Pedas SCPS, Ceker Setan SCPS, Baru Ayam Saos Pedas SCPS

 Hmmmmmmmmmm Nyam Nyammm farian baru yang mengoda bukan??
Terjangkau di kantong, terpuaskan di perut...
tunggu yakkk tanggal lounchingnya...
Info Contact ada di Menu Halaman Blog yahhh Ataupun Pemesanannya
Salam NYam NYam SCPS

Balungan Saos Pedas SCPS

Ini nihh farian baru ke 4 yang masih nunggu tanggal louching nya juga...
Tunggu yahhhh, tetap update Blog kamiii...
Salam Nyam Nyam SCPS

Contoh Testimoni SCPS


Berikut adalah testimoni dari kami Lhohhhhhh









Ceker Setan SCPS

Ini nihh farian baru ke 3 yang masih nunggu tanggal louching nya juga...
Tunggu yahhhh, tetap update Blog kamiii...
Salam Nyam Nyam SCPS

Menu Baru Ayam Saos Pedas SCPS

 Selamatt Siang...

 Haloo kawan kawan, SCPS kembali meluncurkan farian menu baru lhoo...
Namanya adalahhhh....
jeeenngggg jenggg jeeeeennnnggggggggg.......
"Ayam Saos Pedas SCPS"
Rasanya jangan di tanyaaa, yang pasti tetaplah hot dan legitt...
 tunggu tanggal peluncurannya yakkk

Makrab Study Club Pengen Sukses

 Berikut adalah foto kegiatan kita waktu makrab kemaren
Di Kalipaingan 6-7 Oktober 2017

 Foto Bersama
 

 Menyanyi Indonesia Raya sebagai pembukaan


Saat Diskusi berlangsung

 
Para Moderator Cantik hahaha

 
Diskusi Lagi

 
Pelawak Tua hahha
saat senam pagi

 
Fun Game

 
Menyanyi Mars Mahasiswa Darah juang
sebagai wujud penerimaan

 
Ucapan Selamat


Itulah tadi serangkaian kisah kasih kenangan yang telah terjadi.. hehehehe

Sabtu, 25 November 2017

Progran Program Tiap Devisi di SCPS

      Setelah belajar, dan berbagi mereka berinovasi dengan mermbuat program – program. Dan untuk membantu jalannya program – program SC kita membuat devisi – devisi.
  • Devisi pendidikan ( mengualitaskan anggota internal )
Program :
·         Bimbel di kraton yang sebenarnya adalah program join antara SC dan KSA.
·         Bedah kisi – kisi UTS dan UAS.
·         Mengundang orang – orang penting dalam parlemen birokrasi / kampus.
  • Devisi organisasi ( pemback up an secara internal maupun external )
Yang bertugas untuk mengkoordinasikan jalannya semua program – program SC Pengen Sukses

  • Devisi Ekonomi
Yang bertujuan untuk membantu perekonomian SC agar komunitas ini mandiri dan tidak bergantung pada sodoran dana dari manapun.
Program :
·         Meningkatkan ekonomi mandiri internal.
·         Adanya kas
·         Program wirausaha

Sejarah Study Club Pengen Sukses



Sejarah Study Club Pengen Sukses

     Berdirinya SC. Pengen Sukses ini ada karena hal yang konyol. Pada awalnya orang – orang yang kurang dalam akademik berkumpul menjadi satu dan mulai memikirkan nilai akademik mereka atas dasar kesadaran dari dalam diri mereka.
     Belajar bersama dari tempat yang satu ke tempat yang lain. Berpindah – pindah tempat terus menerus untuk meningkatkan nilai akademik mereka. Mereka meloby teman yang lebih unggul dalam akademik untuk melakukan tutor sebaya. Berbagi ilmu, informasi, wawasan dan lain – lain.
     Tepat pada tanggal 27 September 2016 sekelompok orang ini bekumpul dan membuat forum untuk mendirikan sebuah komunitas yang pada akhirnya dinamakan Study Club Pengen Sukses. Lalu mengaplikasikannya dengan Edukasi dan Sosial yang bertujuan untuk meningkatkan akademik baik itu formal maupun non formal. Setelah itu SC Pengen sukses ini membuat logo dan membuat jargon BELAJAR, BERBAGI, dan BERINOVASI dan menjadikan jargon tersebut sebagai visi dan misi SC Pengen Sukses.
     Karena anak – anak SC merasa merepotkan teman yang rumahnya di pakai untuk belajar bersama akhirnya mereka memutuskan untuk mencari tempat untuk dijadikan sekretariat. Dan pada tanggal 28 Desember 2016 ansk – anak SC memutuskan untuk mengontrak rumah dengan cara kolektifan uang kurang lebih sebesar 400.000 / orang dengan jumlah 20 orang.

Study club Pengen Sukses.
Study club : belajar kelompok
Pengen sukses : tindakan yang bertujuan untuk meraih kesuksesan dimasa yang akan dating
Study Club Pengen Sukses : belajar bersama dalam akademik baik itu formal maupun non formal untuk meraih kesuksesan bersama.
Stuktur organisasi SC Pengen Sukses berganti dalam waktu 6 bulan sekali.

Materi Kepemimpinan Makrab



Materi Kepemimpinan Makrab

Pemimpin berasal dari kata asing leader dan kepemimpinan leadership, pemimpin adalah seorang pribadi yang memiliki superioritas tertentu, sehingga dia memiliki kewibawaan dan kekuasaan untuk menggerakan orang lain melakukan usaha bersama guna mencapai sasaran tertentu.
Tipe kepemimpinan atau gaya kepemimpinan      :

  1. Tipe Otoriter (Otokratis, Dominator)

Dalam tipe ini, pemimpin bertindak diktaktor pada bawahannya. Cenderung melakukan pemaksaan dalam menggerakkan kelompoknya. Disini kewajiban dari bawahan adalah untuk mengikuti dan menjalankan perintah. Tak boleh ada saran dan bantahan dari bawahan. Mereka diharuskan patuh dan setia secara mutlak kepada pemimpinnya. Kendali penuh ada pada pemimpin (bersifat satu arah)
Contoh pemimpin diktaktor Adolf Hitler, Muammar Khadafi, Saddam Husein, Husni Mubarak, Soeharto dan lain-lain
            Kita mengambil dari salah satu presiden kita ke 2 yaitu H. Muhammad Soeharto atau biasa di panggil soeharto. Di zaman pemerintahan soeharto ada praktik ABRI sebagai dwifungsi yaitu dimana ABRI selain bertugas menjaga dan mengamankan NKRI, ABRI juga berperan dalam politik. Sejumlah besar kursi pada dua lembaga perwakilan rakyat di Indonesia di berikan kepada militer, dan semua tentara serta pegawai negeri hanya dapat memberikan suaranya ke pada satu partai yaitu GOLKAR.  
Kelebihan       :
  • Keputusan akan dapat diambil dengan cepat karena mutlak hak pemimpin, tak ada bantahan dari bawahan
  • Pemimpin yang bersifat otoriter pasti bersifat tegas, sehingga apabila terjadi kesalahan dari bawahan maka pemimpin tak segan untuk menegur
  • Mudah dilakukan pengawasan
Kelemahan     :
  • Suasana kaku, mencekam dan menakutkan karena sifat keras dari pemimpin
  • Menimbulkan permusuhan, keluhan dan rawan terjadi perpindahan karena bawahan tidak merasa nyaman
  • Bawahan akan merasa tertekan karena apabila terjadi perbedaan pendapat, pemimpin akan menganggapnya sebagai pembangkangan dan kelicikan
  • Kreativitas dari bawahan sangatlah minim karena tidak diberikan kesempatan mengajukan pendapat
  • Disiplin yang terjadi seakan-akan karena ketakutan dan hukuman bahkan pemecatan dari atasan
2.     Tipe Demokratis
Tipe kepemimpinan demokratis adalah kebalikan dari pemimpin otoriter. Disini pemimpin ikut berbaur dan berada ditengah-tengah anggotanya. Hubungan yang tercipta juga tidaklah kaku seperti majikan dengan bawahan, melainkan seperti saudara sendiri. Pemimpin selalu memperhatikan kebutuhan kelompoknya dan mempertimbangkan kesanggupan kelompok dalam mengerjakan tugas. Pemimpin juga mau menerima masukan dan saran dari bawahannya.
Contoh pemimpin demokratis adalah John F Kennedy, Mahatma Gandhi dan lain-lain
 Kelebihan       :
  • Hubungan antara pemimpin dan bawahan harmonis dan tidak kaku
  • Keputusan dan kebijaksanaan diambil melalui diskusi sehingga bawahan akan merasa dihargai dan dibutuhkan peranannya
  • Mengembangkan daya kreatif dari bawahan karena dapat mengajukan pendapat dan saran
  • Bawahan akan merasa percaya diri dan nyaman sehingga bisa mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk menyelesaikan tugasnya
  • Bawahan akan merasa bersemangat karena merasa diperhatikan
  • Tidak mudah lahir kubu oposisi karena pemimpin dan bawahan sejalan
Kelemahan     :
  • Proses pengambilan keputusan akan berlangsung lama karena diambil secara musyawarah
  • Sulitnya dalam pencapaian kata mufakat karna pendapat setiap orang jelas berbeda
  • Akan memicu konflik apabila keputusan yang diambil tidak sesuai dan apabila ego masing-masing anggota tinggi 

     3. Tipe Laissez-Faire

Dalam tipe ini, pemimpin tidak memberikan instruksi dan perintah, mereka membiarkan bawahannya untuk berbuat sekehendaknya. Tak ada kontrol dan koreksi. Tentu saja dalam kepemimpinan inisangatlah mudah terjadi kekacauan dan bentrokan. Pemimpin tak menjalankan perannya dengan baik
Kelebihan       :
  • Keputusan ada di tangan bawahan sehingga bawahan bisa bersikap mandiri dan memiliki inisiatif
  • Pemimpin tidak memiliki dominasi besar
  • Bawahan tidak akan merasa tertekan dalam menjalankan tugas
Kelemahan     :
  • Pemimpin membiarkan bawahan untuk bertindak sesuka hati karena tidak ada kontrol
  • Mudah terjadi kekacauan dan bentrokan
  • Tujuan organisasi akan sulit tercapai apabila bawahan tidak memiliki inisiatif yang tepat dan dedikasi tinggi
                      4. Tipe Liberalisme
Tipe kepemimpinan Liberalisme atau Liberal adalah sebuah ideologi, pandangan filsafat, dan tradisi politik yang didasarkan pada pemahaman bahwa kebebasan dan persamaan hak adalah nilai politik yang utama.
Kelebihan       :
·         Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarkat dalam mengatur kegiatan ekonomi. Masyarakat tidak perlu menunggu komando dari pemerintah.
·         Setiap individu bebas untuk memiliki sumber-sumber daya produksi. Hal ini mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian.
·         Timbul persaingan untuk maju karena kegiatan ekonomi sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat.
Kelemahan     :
·         Sulit melakukan pemerataan pendapatan.
·         Pemilik sumber daya produksi mengeksploitasi golongan pekerja, sehingga yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin.